Mo, 2026.04.13, 04.33

ngeblogoblogoblogan

Main | Registration | Login
Welcome Guest
RSS
Mini chat
200
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Track Block
Digital Tracker
Respect
free counters Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
Search in Respati
Search in Google
GooTrans
Site friends
  • Alumni STIBA/ABA Malang
  • Caruban Internet Cafe
  • Web Asal Coret
  • Jack's Wordpress
  • Trinil Cyber Media
  • Personal Weblog
  • Javanese Culture
  • Public Photo Albums
  • My Facebook
  • Hanya KiTa
  • Login form
    This is
    IP
    Tag cloud
    sikap Java busana jawa hantu WORLD dunia Ghost makhluk halus java blade keris Empu mpu TEA Garden gamelan Me nephe Culture Malang pasuruan Kris hiking Mountain bromo east java married mantu pengantin Pandangan Hidup Jawa Guitar kuno Room Times Antique waktu shadow puppet wayang Forever Together jawa Budaya religi home Time rumah adat Coffe rizki ruwatan Pool Cute Name President Moslem girlfreind Girlfriends Mommy girl making love Monoteism Memoria Fonts Friendship never dies... Babad Babat Kill Bill bharathayudha ghoib GAIB respati kejawen Risky darmagandhul Knight skills Memories gatholoco Waterfall seks kamasutra riski quran qur'an Heroes bokep In Search Of Sunrise Radio video danang DOA qulhu geni Mantra tapak braja apple nama Smile Rizki Yuwono Paranormal Sisters Raka Pardi Indonesia
    Main » 2009 » May » 13
    Tuhan adalah pusat alam semesta dan pusat segala kehidupan karena sebelum semuanya terjadi di dunia ini Tuhanlah yang pertama kali ada. Tuhan tidak hanya menciptakan alam semesta beserta isinya tetapi juga bertindak sebagai pengatur, karena segala sesuatunya bergerak menurut rencana dan atas ijin serta kehendakNYA. Pusat yang dimaksud dalam pengertian ini adalah sumber yang dapat memberikan penghidupan, keseimbangan dan kestabilan, yang dapat juga memberi kehidupan dan penghubung individu dengan dunia atas. Pandangan orang Jawa yang demikian biasa disebut Manunggaling Kawula Lan Gusti, yaitu pandangan yang beranggapan bahwa kewajiban moral manusia adalah mencapai harmoni dengan kekuatan terakhir dan pada kesatuan terakhir, yaitu manusia menyerahkan dirinya selaku kawula terhadap Gusti Allah.

    Upaya manusia untuk memahami keberadaannya diantara semua makhluk yang tergelar di jagad raya, yang notabene adalah makhluk, telah membawa manusia dalam perjalanan pengembaraan yang tak pernah ... Read more »

    Views: 3618 | Added by: respati | Date: 2009.05.13 | Comments (2)

    Copyright Alamalam © 2026